Site icon tetracycline0i0.com

Luhut Datangi Kampus UI Disambut Aksi Demo Dan Berdebat Dengan Mahasiswa Tentang Big Data Presiden 3 Priode

Luhut Datangi Kampus UI Disambut Aksi Demo Dan Berdebat Dengan Mahasiswa Tentang Big Data Presiden 3 Priode

Berita Gosip Artis Terkini Di Indonesia – Luhut Datangi Kampus UI Disambut Aksi Demo Dan Berdebat Dengan Mahasiswa Tentang Big Data Presiden 3 Priode. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Untuk kesekian kalinya menyatakan menolak membuka big data terkait aspirasi 110 juta orang yang meminta slot deposit dana terpercaya agar pemilu ditunda.

Kali ini, Luhut mengungkapkan penolakannya untuk membeberkan data tersebut saat ditagih mahasiswa Universitas Indonesia saat berdemonstrasi di Kampus UI, Selasa (12/4/2022).

Luhut Datangi Kampus UI Disambut Aksi Demo Dan Berdebat Dengan Mahasiswa Tentang Big Data Presiden 3 Priode

Kedatangan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ke Universitas Indonesia (UI) disambut demonstrasi mahasiswa, Selasa (12/4/2022). Mahasiswa meminta Luhut menjelaskan tentang big data yang dikatakan mendukung perpanjangan jabatan Presiden menjadi tiga periode. Demonstrasi mahasiswa yang tergabung dalam BEM UI dan BEM Fakultas membawa karangan bunga dan bendera kuning sebagai tanda meninggalnya demokrasi.

Luhut datang ke UI kemarin untuk menemui Rektor UI Ari Kuncoro, dan disambut demo oleh Badan Eksekutif Mahasiswa UI. Usai menggelar rapat tertutup, Luhut didampingi Ari Kuncoro juga menemui puluhan mahasiswa yang sedang menggelar aksi di depan Halaman UI, Depok.

“Mau apa? Saya akan jawab,” ujar Luhut kepada para mahasiswa yang sedang berorasi.

Salah satu mahasiswa mengatakan ingin memprotes wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.

“Kami tahu Pak, kami membaca di media bahwa Pak Luhut memerintahkan pimpinan partai menyuarakan wacana penundaan pilkada. Kami minta klarifikasi dan buka big data. Berani?” pertanyaan itu dilontarkan Ketua BEM UI, Bayu Satria Utomo.

Namun, Luhut menepis anggapan bahwa dirinyalah yang melontarkan wacana penundaan pilkada dan perpanjangan masa jabatan presiden. Menurut Luhut, dia hanya menyampaikan aspirasi yang diterima dari akar rumput.

“Saya tidak pernah mengatakan wacana itu. Yang saya katakan di bawah ini adalah meminta pemilu ditunda, apa yang salah? Apakah mengatakan ini salah? Tidak, kan,” kata Luhut.

Berdebat Dengan Mahasiswa Tentang Big Data Presiden 3 Priode

Mahasiswa yang tidak puas dengan jawaban Luhut kemudian meminta bukti terkait big data. 110 juta orang meminta penundaan pemilu yang disebutkan Luhut.Above all

“Ada buktinya Pak? Masalah kita ada di big data,” kata mahasiswa tersebut.Above all

“Dengar. Aku juga berhak untuk tidak membaginya denganmu. Tidak apa-apa kok ribut-ribut,” jawab Luhut.Above all

Mendengar jawaban Luhut, para mahasiswa situs slot deposit via dana bersikeras memintanya untuk membuka big data. Sebab, menurut mahasiswa, Luhut adalah pejabat publik yang harus mempertanggungjawabkan ucapannya tentang big data.Above all

“Kita sepakat kita berbeda pendapat, tapi Pak pejabat publik harus mempertanggungjawabkan big data kepada kita semua,” kata mahasiswa tersebut.Above all

Baca Juga : Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dengan Nita Gunawan

“Apa hak dan kewajiban saya untuk mempertanggungjawabkan? Seolah pejabat publik mengizinkan tiga periode. Anda menganggap tidak boleh,” jawab Luhut.Above all

Luhut mengaku berhak untuk tidak mengungkapkan data tersebut. Luhut kemudian berpesan kepada siswa untuk belajar demokrasi. Dia sempat menyinggung soal big data.Above all

Tidak mau membuka big data

“Kamu jangan emosional, kalian dengarkan juga. Jadi saya mau bilang kita itu beda pendapat silakan,” kata Luhut.Above all

“Saya setuju Pak, kita boleh berbeda pendapat dalam berdemokrasi, tapi pejabat publik harus mempertanggungjawabkan data itu kepada kita semua,” kata mahasiswa itu.Above all

Luhut kemudian mempertanyakan dasar yang mengharuskan dia mengungkapkan. data. “Apa kewajiban saya untuk bertanggung jawab?” kata Luhut.Above all

Dalam debat tersebut, Luhut menyampaikan kepada mahasiswa bahwa pemilihan umum masih akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024. Namun, mahasiswa tidak puas dengan pernyataan singkat Luhut.Above all

Mahasiswa terus mendesak Luhut untuk membuka big data. “slot online deposit dana termurah Kami ingin dibuka!” teriak salah satu siswa.Above all

“Dengar, anak muda, kalian tidak berhak menuntut saya, karena saya juga berhak untuk tidak memberi tahu,” kata Luhut.Above all

“Ini otoriter,” teriak mahasiswa itu.Above all

“Kalau otoriter, aku tidak datang kepadamu,” jawab Luhut.Above all

Luhut kemudian berpesan kepada para mahasiswa agar tidak terus memaksanya mengungkapkan data. “Kalian anak-anak muda tidak berhak menuntut saya karena saya punya hak. Kalian nanti mau dewasa, makanya saya nasehati,” kata Luhut.Above all

Pernyataan ini mengakhiri debat Luhut dengan mahasiswa. “Itu saja dari saya, terima kasih,” kata Luhut sambil meninggalkan para siswa.Above all

Luhut pertama kali mengaku memiliki big data pada awal Maret lalu melalui wawancara di akun YouTube.

Pernyataan Luhut kemudian membuat isu perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi yang sebelumnya sempat disuarakan sejumlah pihak. Pimpinan umum parpol, bahkan lebih lantang.Above all

Berbagai parpol kemudian mendesak Luhut membeberkan data yang dimaksud. Namun, sejak awal Luhut menolak membeberkan data tersebut.Above all

Meski enggan membeberkan big data tersebut, Luhut menegaskan dirinya tidak berbohong. Dia mengklaim data slot via dana terpercaya itu benar-benar ada. Dia menepis tudingan sejumlah pihak yang meragukan keabsahan data atau yang mengatakan big data itu tidak benar.Above all

Ia sudah mendengar banyak aspirasi dari masyarakat terkait penundaan pemilu. Ia mengatakan, banyak yang bertanya mengapa harus mengeluarkan uang sebanyak itu untuk pemilu, padahal pandemi virus corona belum berakhir.Above all

Tak hanya itu, kepada Luhut, banyak yang menyatakan kondisi saat ini relatif tenang tanpa pergantian kepemimpinan.Above all

Exit mobile version